Tagihan Listrikku Tiba-tiba Turun, Aneh!

Tadi pagi aku memenuhi kewajibanku sebagai salah satu pengguna jasa aliran listrik. Seperti biasa, proses yang dilakukan pada pembayaran rekening listrik adalah dengan menyerahkan kartu pelanggan atau dengan rekening listrik sebelumnya karena disana tertera “Nomor ID Pelanggan”. Dengan mengentrikan NIP kedalam program aplikasi, maka akan muncul jumlah tagihan listrik bulan ini. Sebagai informasi, selama ini aku tidak pernah antri lama dalam melakukan pembayaran rekening listrik (salut untuk layanan ini).

Setelah aku serahkan kartu pelanggang, si operator memasukkan NIP ke program aplikasi, kemudian memanggil namaku dan menyebutkan jumlah tagihan listrikku. Aku ingat sebuah kejadian yang mengagetkan bulan lalu (Januari 2009), pada saat itu aku juga melakukan pembayaran rekening listrikku. Yang membuat aku kaget adalah pada bulan itu terjadi penurunan yang sangat drastis pada jumlah tagihan listrikku. Perlu aku informasikan bahwa pada bulan sebelumnya (Bulan Agustus 2009 sampai bulan Desember 2009) tagihan listrikku perbulan rata-rata 140 ribu rupiah. Oh ya saat ini daya listrik yang terpasang dirumahku 1300 VA dengan tarif R1. Pada saat pembayaran bulan januari 2009 jumlah tagihanku hanya 49 ribu rupiah. Nah lo? gimana ini?. Apakah Tarif Dasar Listrik turun? tapi masa sedrastis ini? lalu hdengan rasa kaget tersebut aku tanyakan ke operator, kok bisa seperti itu? lantas si operator hanya menjawab ya tagihannya memang sebesar itu pak! Dengan perasaan penuh tanda tanya akhirnya aku tinggalkan loket layanan pembayaran listrik tersebut dan pulang ke kantor. Sampai kantor aku coba ceritakan hal ini kepada teman-teman, sekedar untuk berbagi pengalaman dan mencoba mendapat informasi dari mereka. Dan dari informasi yang kudapat (tentu keabsahan infroamasi ini patut dipertanyakan) bahwasanya kalau biasanya tagihannya besar kemudian tiba-tiba turun, bulan berikutnya bisa double.

Selang beberapa hari, dari kejadian tersebut, kebetulan saat itu kantorku sedang libur. Jadi aku bisa santai dirumah sambil bersih-bersih. Tiba-tiba ada orang datang, memberikan salam dan ternyata orang tersebut petugas pencatat meteran listrik. Pencatatan yang dilakukan melalui kamera digital, yaitu dengan memotret meteran listrik. Lalu aku coba tanyakan masalah penurunan jumlah tagihan listrik tersebut. Jawaban yang aku terima dari petugas pencatat adalah, bahwa jumlah tagihan bulan-bulan lalu itu memang dibuat tinggi pak, alasanya karena rumah ini belum ditunggu! jadi sekarang sudah dibikin normal pak!. Loh? belum ditunggu gimana? padahal aku sudah menempati rumah ini sudah sejak awal agustus! Kok tambah aneh saja? Lantas kalau memang dibuat tinggi? bagaimana dengan keadaan sebenarnya? bagaimana dengan kelebihan pembayaran yang terjadi?

Di televisi, di suratkabar, kita sering melihat dan membaca berita bahwa PLN mengalami kerugian sehingga harus menaikkan Tarif Dasar Listrik? Namun dengan mengalami kejadian seperti yang aku ceritakan diatas, bukannya seharusnya PLN untung? dengan memberikan jumlah tagihan yang main tebak saja? Karena aku yakin kejadian ini tidak hanya pada aku tapi pada seratus, seribu bahkan mungkin 1 juta pelanggan. Semoga pihak PLN dapat lebih bijak menyikapi hal ini dan memperbaiki kinerja sistem pencatatan penggunaan daya listrik pelanggan lebih baik lagi, sehingga tidak terjadi kebocoran dan kesalahan pencatatan. Dengan demikian rakyat tidak dirugikan, pihak penyedia layanan juga tidak dirugikan. Jadi sama-sama senang!

Tinggalkan komentar

Filed under Pengamatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s