Dimulai dari Penyalah-Gunaan Internet, RPM dan Tanggapan

Akhir-akhir ini kita melihat, mendengar dan membaca berita baik di televisi, surat kabar bahkan di Internet tentang korban tidak kejahatan akibat penyalah-gunaan internet. Bahkan salah satu situs jejaring sosial yang terbesar disebut-sebut menjadi biang keladi dari tindak kejahatan tersebut, lebih tepatnya akibat penyalah-gunaan.  Berikut kita lihat sikap dari pemerintah dalam hal ini Kementrian Kominfo terhadap penyalah-gunaan layanan internet.

Sikap Kementerian Kominfo Dalam Menyikapi Peningkatan Maraknya Penyalah-Gunaan Layanan Internet(Siaran Pers No. 22/PIH/KOMINFO/2/2010)

(Jakarta, 11 Pebruari 2010) . Menyikapi maraknya penyalah-gunaan layanan internet yang kecenderungannya semakin meningkat pada beberapa minggu terakhir ini, Kementerian Kominfo pada tanggal 10 Pebruari 2010 telah mengadakan rapat koordinasi bersama para mitra kerja Kementerian Kominfo, yang bergerak di bidang penyelenggaraan multimedia, khususnya jasa internet. Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekjen Kementerian Kominfo Basuki Yusuf Iskandar (yang mewakili Menteri Kominfo Tifatul Sembiring) dan kemudian secara teknis pembahasannya dipimpin langsung oleh Dirjen Aplikasi Telematika Ashwin Sasongko. Rapat koordinasi ini sebenarnya untuk membahas kelanjutan dan bahkan juga peningkatan kampanye internet sehat dan aman sebagaimana yang sudah beberapa tahun terakhir ini cukup banyak difasilitasi oleh Kementerian Kominfo. Namun dalam perkembangannya, juga membahas berbagai hal yang terkait dengan isyu aktual tentang beberapa kejadian penyalah gunaan layanan internet. Baca selengkapnya di : http://www.postel.go.id/update/id/baca_info.asp?id_info=1422

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Kominfo juga bermaksud memberitahukan adanya Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia. Rancangan yang sesungguhnya sudah cukup lama disusun tersebut mulai hari ini tanggal 11 Pebruari 2010 s/d 19 Pebruari 2010 dipublikasikan dengan tujuan untuk memperoleh tanggapan publik secara kritis. Dan benar, baru saja dipublikasikan RPM tersebut sudah menuai tanggapan dari masyarakat luas, tentunya ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.

Beberapa tanggapan terkait : http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Tanggapan_OWP_terhadap_Rancangan_Peraturan_Pemerintah_untuk_Konten_Multimedia

http://www.politikana.com/baca/2010/02/12/selamat-datang-lembaga-sensor-internet-indonesia.html

http://www.politikana.com/baca/2010/02/15/6-alasan-saya-menolak-rpm-konten.html

Tapi kalau dilihat kok lebih banyak yang tidak setujunya ya?

Menurut pendapat saya pribadi, tentu segala sesuatunya perlu aturan main,  sehingga segala sesuatunya menjadi jelas. Sebagai  mahluk hidup yang memiliki akal, manusia harus mengikuti aturan supaya bisa selamat dunia-akhirat, yaitu agama yang dianutnya (kok jadi ceramah ya?). Begitu juga dengan konten multimedia, agar sebuah konten bisa bermanfaat, dan memberikan dampak positif bagi seluruh umat, maka harus dibuat rambu-rambunya. Namun apakah hal ini harus diatur dalam Undang-Undang atau PP, tentu kita harus tanya dengan ahlinya. Karena saya sendiri bukan orang hukum. Terkait dengan beberapa tanggapan yang menolak RPM tersebut yang dikaitkan dengan kebebasan menyampaikan pendapat dan berekspresi, tentu sangat beralasan karena RPM ini akan mengkebiri kebebasan tersebut. Tapi yang penting, jangan pula kebebasan menyampaikan pendapat dan berekspresi ini disalah artikan.

1 Komentar

Filed under Pengamatan

One response to “Dimulai dari Penyalah-Gunaan Internet, RPM dan Tanggapan

  1. A.J.I

    mantap infonya, thanks bro. ini yg aku cari-cari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s